Saturday, March 10, 2018

OSK RHB

Aku mula join bisnes ayah pada tahun 2007. Waktu itu aku pernah kata pada ah cong, walaupun aku tak perlu cari kerja macam orang lain, ujian aku ialah bagaimana untuk terus menyambung apa yang ayah usahakan selama lebih 20 tahun- siapa lagi yang dia harapkan kalau bukan aku.

Tahun itu juga setelah aku habiskan master in finance, aku mula trade in futures market, selain stocks dan segala macam instrument lagi. Aku mula faham yang setiap instrument hanyalah vehicle yang mempunyai ciri khas masing-masing, dalam investment & trading vehicle itu soal kedua, yang penting adalah diri kita sendiri sebagai driver. Ke mana kau nak pergi? Berapa lama kau target untuk sampai ke situ? Nak set 'goal' ini pun bukan senang, apatah lagi disiplin untuk kekal teguh pada goal yang sama selama vehicle kita itu sedang dipacu. Jadi boleh aku katakan 90% orang sentiasa lost dalam investment/trading journey mereka.

Aku cuba praktikkan teori ini dengan bisnes ayah, tapi tak boleh. Prinsip ayah jauh dari segala teori. Untuk aku capai investment return dalam bisnes ayah, aku boleh gunakan vehicle yang jauh lebih mudah dan efisien. Ya ayah selalu kata bisnes itu ibadah- jadi pada aku as ibadah aku rasa the best yang kita perlu buat dalam ibadah itu ialah make the business profitable- tapi bisnes ayah jauh dari itu. Untung rugi soal kedua, dari dulu orang selalu ke office ayah untuk minta tolong, ajak invest in itu dan ini dan dia enjoy benda-benda macam tu. Jadi ibadahnya di situ.

2011 aku dapat anak, aku mula cakap dengan ayah yang aku mau serius dalam capital markets, ayah ok saja tapi aku rasa dia yakin aku takkan berani tinggalkan comfort zone aku. 2012 aku nekad untuk sit for remisier's licensing exam tapi end up aku join satu program di SC untuk budak2 yang baru grad ijazah, bayangkan aku sorang saja bapak budak di situ. Di akhir program itu aku akan sit for the licensing exam dan dapat free training for that, so why not. The rest is history.

Satu hari ketika masih dalam program di SC, ayah datang jumpa aku bawa dokumen untuk aku sign. Sebelum itu driver dia saja yang datang. Jadi kali ini aku rasa dia mau sendiri melihat keadaan aku di situ. Sambil sign dokumen ayah cakap, "kalau ini yang kau memang betul nak buat ayah izinkan, kau buatlah betul betul".

Ayah pergi hujung tahun itu, ketika aku masih terkontang kanting memulakan karier di OSK. Al Fatihah untuk ayah.

1 comment:

Karin Kusuma said...

Selamat datang di SahabatQQ
AGEN BANDARQ | DOMINO 99 | POKER ONLINE TERPERCAYA DAN SALAH SATU YANG TERBESAR DI ASIA
Bonus Rollingan 0.3% dibagikan 5 hari sekali
Bonus Refferal 15% seumur hidup
Tunggu apalagi buruan daftar ^_^

Kunjungi :
Website : SahabatQQ

Fanspage FB : Sahabat QQ
Pin BB : 2AE48042
Pin BB : 2BD6A2E3
WA : +855-81734021
LINE : SAHABATQQ
WECHAT : SAHABATQQ
TWITTER : @SahabatQQ
YM : cs2_sahabatqq@yahoo.com

Kami Siap Melayani anda 24 jam Nonstop